KLASIFIKASI DATA SEKUNDER (SECONDARY DATA)
Ø
Pengertian Data Sekunder(Secondary Data)
Data Sekunder (Secondary Data) adalah data yang
didapat melalui perantara media atau secara tidak langsung, maksudnya adalah
data tersebut kita dapatkan melalui buku, catatan, atau bukti yang telah ada.
Data sekunder juga bisa didefinisikan sebagai data yang dikumpulkan dengan
maksud untuk menyelesaikan tujuan lain, bukan tujuan yang sedang dihadapi.
Kriteria data sekunder :
a.
Spesifikasi dan Metodologi
Dilakukan
pengumpulan data, respon rate, sampel teknik, ukuran sampel, dan analisis data.
b.
Eror dan Ketetapan
Pada
saat mengukur keteapan dilakukan dengan membandingkan dengan sumber yang
berbeda.
c.
Kemutahiran
Pada
saat mengumpulkan dibutuhkan jeda waktu antara pengumpulan dengan publikasi.
Frekuensi data yang berisi sensus data secara periodik di update.
d.
Tujuan
Mengapa
data perlu dikumpulkan? Karena untuk menentukan relevansi data.
e.
Dasar/Isi data
Disini
akan dijelaskan tentang pendefinisian variabel kunci, unit pengukuran, dan
kategori penggunaan.
f.
Kemandirian
Yang
dibutuhkan pada kemandirian adalah kealian, kredibility, dan reputasi.
Kegunaan data sekunder:
a.
Pemahaman masalah : Data sekunder dapat
digunakan sebagai sarana pendukung dalam memahami masalah yang akan diteliti,
misalnya dalam perusahaan, terdapat data adminitratif yang dapat digunakan
sebagai pemicu untuk memahami masalah yang dihadapi.
b.
Penjelasan masalah : bermanfaat untuk
memperjelas masalah dan menjadi lebih operasional dalam penelitian, hal ini
sangat bermanfaat untuk memahami persoalan yang akan diteliti.
c.
Formulasi alternative : kita memerlukan beberapa
alternative sebelum mengambil keputusan, data sekunder berfungsi untuk
memunculkan beberapa alternative lain yang mendukung dalam menyelesaikan
masalah yang akan diteliti.
d.
Solusi masalah : disamping memberi manfaat dalam
membantu mendefinisikan, data sekunder juga bermanfaat untuk memunculkan
penyelesaian masalah yang akan diteliti.
Keunggulan
data sekunder :
a.
Biaya lebih hemat
Hal
ini sangat memudahkan karena tidak perlu memakan biaya, periset cukup datang ke
perpustakaan dan mengambil data dari buku yang ada.
b.
Memebantu dalam merumuskan masalah dan menjadi
sumber perbandingan.
c.
Daya cakup berskala nasuinal dan internasional
d.
Data dapat diperoleh dari kemampuan periset
Kelemahan
data sekunder :
a.
Banyak data sekunder yang tidak dapat memnuhi
tujuan proyek
Hal
ini dikarenakan faktor unit pengukuran, definisi kelas yang digunakan, dan
peredaran publikasi yang tidak sesuai dengan kebutuhan.
b.
Data yang dikumpulkan untuk tujuan berbeda
dengan tujuan yang dilakukan.
Maksudnya
disini untuk tujuan yang sedang dilakukan kita perlu mencari data dari periset
yang data tersebut dulunya bertujuan untuk tujuan lain.
c.
Pengumpulan data membutuhkan waktu yang lama
antara pengumpulan dan penerbitannya padahal pengambilan datanya memerlukan
informasi yang mutakhir.
Ø
Berdasarkan sumbernya, data sekunder dibagi menjadi 2 yaitu :
a.
Data internal : Data yang menggambarkan situasi dan kondisi dalam suatu
organisasi tersebut. Contoh : data pegawai, data produksi, dsb.
b.
Data ekternal : Data yang menggambarkan situasi dan kondisi diluar
organisasi. Contoh : data jumlah penggunaan suatu produk pada konsumen,
persebara penduduk, dsb.
Ø
Didalam data internal, didapat dari 2 sumber :
a.
Ready to use : data yang siap untuk digunakan tidak perlu diolah lebih
lanjut.
b.
Requires further processing : data yang membutuhkan pengolahan lebih
lanjut.
Ø
Data ekternal, terdapat 3 sumber data eksternal yaitu :
a.
Database Komputerisasi(Computerized Databases)
Pertama, kita uraikan dulu mulai dari database, database adalah kumpulan
datayang disimpan secara sistematis yang dapat diolah dan dimanipulasi
menggunakan perangkat lunak sehingga menghasilkan suatu informasi. Sedangkan database
komputer adalah database yang ada didalam komputer dimana semua proses
dilakukan didalam komputer mulai dari input, proses, dan output.
Database komputer dapat di dapatkan melalui secara online, internet dan
offline.
Dalam database terdapat 5 bentuk database :
1.
Bibliographic databasese
Database yang menampilkan nama pengarang, artikelnya, penerbitnya, tahun,
volume dan jumlah halaman.
2.
Numeric databases
Database yang menyajikan angka yang ada pada artikel.
3.
Full-text databases
Database yang menyajikan teks artikel secara lengkap
4.
Directory databases
Database yang menyediakan informasi seputar individu, organisasi, dan suatu
layanan.
5.
Special-purpose databases
Database yang berisi informasi khusus pada bidang tertentu.
b.
Published Materials
Mengenai bisnis umum bisa diperoleh dari data-data statistik yang pernah
dihimpun, guides, directories, indexes.
c.
Layanan Sindikasi(Syndicated Services)
Merupakan sebuah organisasi yang mampu menyediakan data-data yang
diperlukan. Syndicated srvice diklasifikasikan berdasarkan satuan
pengukurannya, yaitu :
1.
Household/consumer
2.
Institutions.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar